Dua orang ilmuwan telah memutuskan melakukan percobaan untuk membuat sejenis bakteri baru. J. Craig Venter, ilmuwan gen terkenal dan Halminton O. Smith ilmuwn penerima hadiah nobel, berada di balik proyek ini. Mereka mengupayakan untuk menciptkan organisme bersel tunggal, yang memiliki gen berjumlah paling sedikit dan sekedar cukup untuk melangsungkan kehidupan. Jika percobaan tersebut berhasil, maka sel mickroskopis buatan manusia ini akan mulai makan dan membelah diri untuk membentuk sebuah populasi sel tertentu dan tidak sama dengan yang sebelumnya diketahui pernah ada.
Membaca Shalawat untuk Nabi
Membaca shalawat adalah salah satu amalan yang disenangi orang-orang NU, disamping amalan-amalan lain semacam itu. Ada shalawat “Nariyah”, ada “Thibbi Qulub”. Ada shalawat “Tunjina”, dan masih banyak lagi. Belum lagi bacaan “hizib” dan “rawatib” yang tak terhitung banyaknya. Semua itu mendorong semangat keagamaan dan cita-cita kepada Rasulullah sekaligus ibadah.
Salah satu hadits yang membuat kita rajin membaca shalawat ialah: Rasulullah bersabda: Siapa membaca shalawat untukku, Allah akan membalasnya 10 kebaikan, diampuni 10 dosanya, dan ditambah 10 derajat baginya. Makanya, bagi orang-orang NU, setiap kegiatan keagamaan bisa disisipi bacaan shalawat dengan segala ragamnya.
Bahaya Ghibah
Satu yang harus kita waspadai adalah lisan kita. Berbicara tidak butuh tenaga besar dan tidak perlu biaya. Tetapi kita bisa terluka secara fisik dengan satu patah kata. Rumah tangga bisa cerai karena satu patah kata dan yang halal bisa menjadi haram. Bahkan akhir hayat bisa su'ul khatimah juga dengan sepatah kata.
Saudara yang budiman, ada sesuatu yang dahsyat haramnya tetapi kadang tidak terpikirkan oleh kita yaitu bahaya ghibah. Dalam surat Al Hujurat ayat 12 Allah berfirman, "Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa. Dan janganlah kamu mencari keburukan orang dan janganlah sebagian kamu menggunjing atas sebagian yang lain."
Prosedur ghibah, pertama berprasangka buruk, kedua mencari-cari
Subscribe


